Pahami urutan sebelum berangkat
Umrah membawa jemaah melalui ihram, tawaf, sa’i, lalu mengakhiri ihram dengan mencukur atau memendekkan rambut. Membaca urutan ini sebelum berangkat membantu Anda mengenali perpindahan tempat dan menjaga perhatian pada ibadah saat berada di tengah keramaian. [1]
Uraian ini adalah pengantar praktik, bukan fatwa tentang sah atau tidaknya ibadah. Pelajari manasik bersama pembimbing yang Anda percayai, terutama jika memiliki keadaan khusus atau pertanyaan tentang perbedaan pendapat fikih.
Ihram dan niat dari miqat
Miqat adalah batas untuk memulai ihram sesuai rute kedatangan. Pastikan titik miqat yang relevan sebelum perjalanan; jemaah yang datang lewat udara perlu mengetahui kapan harus bersiap sebelum melewatinya. Niat umrah dilakukan saat memasuki ihram, bukan menunggu tiba di depan Kaabah. [1]
Ihram juga menuntut perhatian pada larangannya. Tanyakan sejak manasik mengenai pakaian, wewangian, dan tindakan lain yang perlu dihindari selama ihram. Bila ragu di perjalanan, mintalah penjelasan pembimbing sebelum mengambil keputusan.
Tawaf: tujuh putaran mengelilingi Kaabah
Setelah tiba di Masjidil Haram, tawaf dilakukan tujuh putaran dengan Kaabah di sebelah kiri. Satu putaran selesai ketika kembali sejajar dengan titik awal. Panduan Nusuk menjelaskan urutan gerak ini sehingga jemaah dapat menghitungnya tanpa harus berdesakan di satu titik. [1]
Ikuti jalur yang tersedia dan arahan petugas. Keselamatan sesama jemaah lebih penting daripada memaksakan diri mendekati Hajar Aswad saat padat. Bicarakan dengan pembimbing bila perlu penyesuaian karena kondisi fisik.
Sa’i: dari Safa menuju Marwah
Setelah tawaf, ikuti penanda menuju Safa. Perjalanan dari Safa ke Marwah dihitung satu lintasan; perjalanan kembali ke Safa adalah lintasan berikutnya. Lanjutkan hingga tujuh lintasan dan berakhir di Marwah. [1]
Perhatikan penanda arah di area mas’a dan jaga ritme berjalan sesuai kemampuan. Panduan Nusuk menerangkan lintasan dan penanda khusus di area tersebut; detail penerapannya dapat dipelajari lebih lanjut saat manasik. [1]
Tahallul menutup rangkaian umrah
Sesudah sa’i, laki-laki mencukur atau memendekkan rambut, sedangkan perempuan memotong sebagian ujung rambut. Nusuk menjelaskan bahwa tahap ini menandai selesainya umrah dan berakhirnya larangan ihram. [1]
Jangan menganggap ibadah telah selesai hanya karena sudah kembali ke penginapan. Bila perlu menunda pemotongan rambut atau memiliki pertanyaan tentang pelaksanaannya, konsultasikan dahulu dengan pembimbing manasik. [1]
Rencanakan perjalanan tanpa tergesa
Pelajari jarak dan kebutuhan istirahat sebelum menyusun kegiatan tambahan. Ziarah dapat memperkaya perjalanan, tetapi jangan sampai mengaburkan urutan ibadah pokok yang telah dipelajari.
Jika menimbang pilihan perjalanan dari Alfajr Sarana Wisata, tanyakan bagaimana rencana perjalanan memberi ruang untuk manasik dan pelaksanaan umrah. Tanyakan apakah ada pendampingan manasik dan apa cakupannya. Mintalah rincian tertulis sebelum memilih paket.
Bekal manasik yang jelas membantu Anda menunaikan umrah dengan lebih tenang dan nyaman. Alfajr Sarana Wisata hadir sejak 2014. Pengalaman 12 tahun di Indonesia menjadi bekal kami dalam mendampingi rencana umrah. Tanyakan pilihan paket serta cakupan manasik yang sesuai kebutuhan Anda. Mintalah rinciannya secara tertulis sebelum memilih.
Rujukan resmi
Periksa pembaruan persyaratan dan pengaturan akses pada kanal resmi sebelum perjalanan.
